Yaa mungkin pertanyaan ini lah yang muncul di benak saya dan
mungkin kalian juga. Apa itu pacaran? Seberapa pentingkah kita untuk
menjalin hubungan yang di sebut pacaran?Berikut adalah jawaban yang saya
dapat dari Bapak Salvador Dalimunthe melalui putrinya, Srikurnia
Laraswati dengan beberapa tambahan dari opini saya sendiri. Beliau
berkata, pacaran itu BELAJAR :
1.Belajar untuk berkomitmen, menjalin suatu hubungan
2.Belajar untuk setia kepada pasangan dengan tidak "jajan" walaupun hal itu barulah niat kita semata
3.Belajar untuk saling mengerti dan memahami satu sama lain, mengerti karakter positif dan negatif pasangan kita, dan cara untuk memahaminya
4.Belajar untuk menjaga nama baik keluarga, jangan sampai nama keluarga tercemar hanya karena suatu hubungan yang bisa dibilang sesaat
5.Belajar untuk menjaga nama baik diri sendiri, janganlah rusak nama baik diri sendiri dengan melakukan hal"yang tercela selama menjalani hubungan
6.Belajar untuk menjaga hawa nafsu, jangan sampai kita menjadi manusia amoral yang dikarenakan terbujuk rayuan syaitan dengan beratapkan alasan cinta!
7.Belajar untuk berbagi kebahagiaan dan juga kesedihan, dengan bersikap terbuka kepada pasangan,dengan menceritakan masalah kita, apa yang kita alami, sampai hal kecil sekalipun, jangan sekali kali berfikir itu akan membebani pasangan anda, justru jika anda tidak terbuka, pasangan anda akan merasa khawatir dan juga agar kita bisa mengerti apa yang dia rasakan dan dia mengerti apa yang kita rasakan.
Tapi, dari ketujuh
pengertian pacaran itu, sejatinya kekasih kita bukanlah pacar kita! Ia hanyalah seseorang yang saat ini spesial dan paling dekat dengan kita. Karena pacar kita tetaplah ORANG TUA kita dan cinta sejati kita hanyalah ALLAH semata :-)
1.Belajar untuk berkomitmen, menjalin suatu hubungan
2.Belajar untuk setia kepada pasangan dengan tidak "jajan" walaupun hal itu barulah niat kita semata
3.Belajar untuk saling mengerti dan memahami satu sama lain, mengerti karakter positif dan negatif pasangan kita, dan cara untuk memahaminya
4.Belajar untuk menjaga nama baik keluarga, jangan sampai nama keluarga tercemar hanya karena suatu hubungan yang bisa dibilang sesaat
5.Belajar untuk menjaga nama baik diri sendiri, janganlah rusak nama baik diri sendiri dengan melakukan hal"yang tercela selama menjalani hubungan
6.Belajar untuk menjaga hawa nafsu, jangan sampai kita menjadi manusia amoral yang dikarenakan terbujuk rayuan syaitan dengan beratapkan alasan cinta!
7.Belajar untuk berbagi kebahagiaan dan juga kesedihan, dengan bersikap terbuka kepada pasangan,dengan menceritakan masalah kita, apa yang kita alami, sampai hal kecil sekalipun, jangan sekali kali berfikir itu akan membebani pasangan anda, justru jika anda tidak terbuka, pasangan anda akan merasa khawatir dan juga agar kita bisa mengerti apa yang dia rasakan dan dia mengerti apa yang kita rasakan.
Tapi, dari ketujuh
pengertian pacaran itu, sejatinya kekasih kita bukanlah pacar kita! Ia hanyalah seseorang yang saat ini spesial dan paling dekat dengan kita. Karena pacar kita tetaplah ORANG TUA kita dan cinta sejati kita hanyalah ALLAH semata :-)
No comments:
Post a Comment