Wednesday, July 19, 2023

 Hanya karena aku memikulnya, bukan bararti itu tidka berat


Dipendam sesak di dada

Diungkapkan merusak suasana..

Apakah memang diam jawabannya? 


Hanya pasrah pada keadaan dan dipaksa untuk menerima kenyataan

Dimana ketentraman hati

 Aku selalu sedih saat di bentak, atau orang  ngomong kasar ke aku. Cemen yaa :) di gue lu in sama yang biasanya aku kamu aja terngiang ngiang nya terus terusan. Berasa omongan itu muter terus di kepala, nangis lagi dan lagi. Apa efek hormon kehamilan? Emosi jadi ga stabil, gampang nangis, gampang marah? Ahh padahal udh 24 sks 3 tahun, masih aja bertanya tanya

Kenapa orang bisa marah saat diingetin ke hal yang baik? Apa segitu terluka nya harga diri? Kl emng merasa bersalah, kenapa bukan maaf yang terucap tapi berganti marah?

Padahal pengen berusaha mengungkapkan isi hati biar lega biar ga diem penfem terus tapi hati mangkel, ngeri jadi penyakit. Tapi kenapa saat mengutarakan maksud hati orang malah jadi salah paham sama poinnya? Apa caraku salah? Atau memang dia aja yang gengsi ganti rasa bersalahnya jadi amarah? 

Katanya dalam hubungan yang diperlukan adalah komunikasi? Komunikasi harus nyaman di 2 belah pihak bukan? Bukan 1 pihak berkorban terus terusan pura pura hati nya nyaman tapi ternyata masih beban untuk demi memenangkan hati yang lain padahal dia yg salah?

Aku jadi bingung. Apalagi kita serba dilarang,dilarang cerita sama orang, dilarang cerita sama orangtua, sama teman dll, trus suruh mangkel aja gitu? Cerita sama psikolog mahal. 250 rb per jam :) 

Friday, October 1, 2021

Kenapa harus selalu wanita?

 Eh, kamu ngapain kuliah tinggi tinggi, nnti cowok minder looh deketin kamu

Eh, kamu ngapain kerja mentingin karir? Nnti anaknya ga keurus lhoo

Eh, kamu dandan yang cantik doong, nnti suami nya ngelirik cewek lain loh

Eh, kamu diet doong, nnti suaminya cari yang lain yang lebih seksi gimana?

Eh, kamu jangan suka ngelarang ngelarang, nnti cowok kabur looh


Padahal bisa ajaaa kan diganti


Cowok yang hebat akan bangga kalau ceweknya pinter, 

Suami yang baik akan membantu istri bersama" mengurus anaknya, 

Suami yang baik perhatikan kebutuhan biologis dan mentalis istri supaya tetap cantik luar dalam, 

Suami yang baik harus bisa menjaga pandangannya dan menjaga perasaan istrinya, 

Cowok yang baik tidak akan melakukan sesuatu yang di sukai secara berlebihan sampai melupakan prioritasnya. 

Padahal kan bisa diganti seperti itu. Tapi kenapa selalu wanita? 


Thursday, March 23, 2017

Izinkan aku berada satu shaf dibelakang mu

Satu waktu izinkan aku berada satu shaf dibelakang mu, 
Mengikuti gerakan sholatmu dari takbir hingga salam.. 

Satu waktu izinkan aku berada satu shaf dibelakang mu 
Mengikuti mu, menghormati dan menghargai mu, 
Karena bagiku kamu bukan hanya kepala, tapi juga pemimpin... 

Satu waktu Izinkan aku berada satu shaf dibelakang mu, 
Menyemangati setiap langkahmu dari belakang, 
Menjadi tempatmu berbagi untuk mengambil keputusan... 

Satu waktu izinkan aku berada satu shaf dibelakang mu, 
Berbaliklah jika kau lelah dan ingin mengeluh
Karena Aku rumahmu ☺

Monday, June 3, 2013

Naff-Jangan Letih #lyrics

Ini adalah sebuah lagu yang pernah dinyanyikan,dikirim padaku, membuatku sempat terhanyut dalam indahnya rindu, rindu yang semakin lama semakin menyesakkan karena begitu tak tertahan..

Jangan Letih by : NAFF

Seluruh hati tlah kudatangiHanya hatimu yang kupilihSeluruh cinta tlah kuselamiHanya cintamu yang kucari
Chorus:Jangan letih mencintaikuJanganlah terhentiJangan lelah menyayangikuHingga bumi tak bermentari
Tak ada kasih yang sepertimuYang pernah aku milikiSungguh tak bisa aku berpalingMenjauh darimu


Mungkin dari liriknya sebagian orang menganggap ini hanyalah sebuah gombalan seorang lelaki. sedikit rayuan dari sang kekasih.. namun sungguh aku tidak peduli. yang jelas aku merasa sangat di sayangi sebagaimana aku menyayangi nya :)

Tuesday, May 28, 2013

Pernikahan (Antara jatuh cinta dan Bangun cinta?)

Entah kenapa lagi pengen aja sedikit membahas mengenai pernikahan. suatu hal yang mungkin kita semua ingini dan akan kita alami insya Allah..


Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh Cinta.
Mengapa rumah tangga nya kemudian bahagia?? Apakah karena jatuh cinta?
Bukan...
Tapi karena mereka terus bangun cinta.

Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi bangun cinta itu susah, susah sekali. perlu waktu seumur hidup.

Mengapa jatuh cinta gampang? karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.

Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam perhari dalam seminggu, semua belang tersingkap.

Disini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta.
Jatuh Cinta dalam keadaan menyukai. Namun Bangun Cinta diperlukan dalam keadaan jengkel. Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Cinta yang dewasa tidak menyimpan unek-unek.. walau ada beberapa hal peka untuk tidak bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua, atau keluarga. namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tidak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah dari surga menjadi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki??
tentu saja bisa, saat masing-masing mengingat komitmen awal mereka dulu ingin mencari teman hidup ataukah musuh hidup. Kalau mereka mencari teman hidup, kenapa harus bermusuhan? 

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua belah pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, menopang, setia, percaya, mendengarkan, memahami, mengalah, dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup?? Jatuh cintalah. Tetapi sesudah itu, bangunlah cinta sejati anda :))

Sunday, April 21, 2013

Satu kata. "Subhanallah" untuk Pria setia :)

WAHAI PRIA, SANGGUPKAH KAU ? (Sebuah Kisah)

Seorang pria beristeri tanpa sengaja berkenalan dengan seorang gadis dinsebuah kantin kompleks perkantoran, karena ada urusan pekerjaan merekapun tukeran PIN BB.

Malam harinya si gadis mulai BBM
si pria :

Gadis : Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula (y)

Pria : Terima kasih ya:)

Esoknya si gadis menelpon sekedar say hallo.

Gadis : Kapan ya mas, kita makan bareng lagi? ♥

Pria : Oke kapan aja boleh :)

Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM dan
telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bareng.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :

"Mas... Sebenarnya aku mencintaimu ♥, aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke-2, aku siap mas dan maaf aku mengganggu perasaanmu.

Dengan berat hati pria itu menjawab : "Dik, aku mengerti dan paham maksudmu... :( tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! (y) Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi, tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan hingga usahaku sukses? Itu semua karena dorongan dan semangat isteriku.

Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan
seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalau aku sekarang udah sukses.

Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku
semata. Padahal ada seseorang yang tersayang di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.

Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.

Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku
yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini. Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik. ♥ (y)

Terima kasih atas cintanya, maaf aku tidak bisa membalas seperti kehendakmu.

Wahai pria, sanggupkah kau seperti kisah di atas ?